KERANGKA ACUAN PRAKTIK KLINIK II PRODI D4 KEBIDANAN KLINIK

 

KEMENTERIAN KESEHATAN RI

POLITEKNIK KESEHATAN DENPASAR

JURUSAN KEBIDANAN

 

 

 

 

KERANGKA ACUAN

PRAKTIK KLINIK KEBIDANAN (PKK II)

 

MATA KULIAH : PRAKTIK KLINIK KEBIDANAN II
KODE MK : Bd. 307
BEBAN STUDI : 8 SKS (8 K)
PENEMPATAN : SEMESTER II MAHASISWA PROGRAM DIPLOMA IV KEBIDANAN KLINIK
WAKTU : 25 OKTOBER  S/D 19 DESEMBER 2012

 

 

  1. I.             DISKRIPSI MATA KULIAH

Praktik klinik difokuskan pada perubahan – perubahan praktik klinik berdasarkan evidence-based, pendalaman praktik klinik kebidanan dan lanjutan praktik pada ruang lingkup patologi kebidanan dan spesifikasi dengan konsep praktik mandiri, kolaborasi dengan mitra kerja, mengenal teknologi kebidanan dan mampu melaksanakan prosedur diagnosis kebidanan, serta merujuk jika berada pada layanan klinik tingkat primer termasuk kemampuan komunikasi dan konseling serta dokumentasi asuhan kebidanan.

 

  1. II.          STANDAR KOMPETENSI

Mahasiswa mampu menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan kebidanan terkini berdasar evidence based, mengaplikasikan kemampuan dalam praktik klinik kebidanan dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni dalam kebidanan, kemampuan bekerjasama dengan mitra spesialis kebidanan dan anak sesuai lingkup peran klinisi kebidanan yang berbasis kompetensi bidan serta memiliki kemampuan memformulasikan masalah secara prosedural melalui identifikasi, dan penatalaksanaan kasus kegawatdaruratan obstetri dan neonatal sesuai dengan kewenangannya.

 

 

 

 

  1. III.       KOMPETENSI DASAR
    1. Mengaplikasikan asuhan kebidanan pada ibu hamil berisiko atau mengalami kelainan serta komplikasi berdasarkan konsep teoritis dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni kebidanan dalam memformulasikan penyelesaian masalah sesuai dengan ruang lingkup kewenangan mandiri, kemitraan/kolaborasi atau rujukan.
    2. Mengaplikasikan asuhan kebidanan pada ibu bersalin berisiko atau mengalami kelainan serta komplikasi berdasarkan konsep teoritis dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni kebidanan dalam memformulasikan penyelesaian masalah sesuai dengan ruang lingkup kewenangan mandiri, kemitraan/kolaborasi atau rujukan.
    3. Mengaplikasikan asuhan kebidanan pada kasus-kasus gangguan sistem reproduksi dan onkologi system reproduksi berdasarkan konsep teoritis dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni kebidanan dalam memformulasikan penyelesaian masalah sesuai dengan ruang lingkup kewenangan mandiri, kemitraan/kolaborasi atau rujukan.
    4. Mengaplikasikan asuhan kebidanan pada kasus-kasus infertilitas berdasarkan konsep teoritis dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni kebidanan dalam memformulasikan penyelesaian masalah sesuai dengan ruang lingkup kewenangan mandiri, kemitraan/kolaborasi atau rujukan.
    5. Mengaplikasikan asuhan kebidanan pada akseptor KB berdasarkan konsep teoritis dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni kebidanan dalam memformulasikan penyelesaian masalah sesuai dengan ruang lingkup kewenangan mandiri, kemitraan/kolaborasi atau rujukan.
    6. Mengaplikasikan asuhan kebidanan pada wanita dengan gangguan sistem uroginekologi berdasarkan konsep teoritis dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni kebidanan dalam memformulasikan penyelesaian masalah sesuai dengan ruang lingkup kewenangan mandiri, kemitraan/kolaborasi atau rujukan.
    7. Mengaplikasikan asuhan kebidanan pada neonatus, bayi dan balita dengan risiko tinggi dan kegawatdaruratan berdasarkan konsep teoritis dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni kebidanan dalam memformulasikan penyelesaian masalah sesuai dengan ruang lingkup kewenangan mandiri, kemitraan/kolaborasi atau rujukan.
    8. Mengaplikasikan asuhan kebidanan pada kasus-kasus kegawatdaruratan obsteri berdasarkan konsep teoritis dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni kebidanan dalam memformulasikan penyelesaian masalah sesuai dengan ruang lingkup kewenangan mandiri, kemitraan/kolaborasi atau rujukan.
    9. Mengaplikasikan asuhan kebidanan pada kasus-kasus kegawatdaruratan neonatal berdasarkan konsep teoritis dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni kebidanan dalam memformulasikan penyelesaian masalah sesuai dengan ruang lingkup kewenangan mandiri, kemitraan/kolaborasi atau rujukan.

 

  1. IV.       STRATEGI PEMBELAJARAN
    1. A.    Waktu Praktik
      1. Mahasiswa menempuh praktik sebanyak 8 SKS (512 jam, 1 Jam = 50 menit). Praktik dimulai tanggal 25 Oktober sampai dengan 19 Desember 2012, dengan pengelolaan waktu sebagai berikut :
        1. Persiapan praktik klinik selama 2 hari ( 16 jam).
        2. Seminar kasus untuk masing-masing kelompok 2 hari (16 jam).
        3. Praktik klinik di lapangan selama 51 hari (480 jam; dengan rincian 378 jam dilahan praktik, 102 jam pembuatan laporan kasus).
        4. Pada tanggal :
          1. 25-26 Oktober 2012 mahasiswa melakukan pengayaan mengenai RDK dan  preconference dengan masing-masing pembimbing dengan membawa laporan pendahuluan serta latihan di Laboratorium Jurusan Kebidanan Poltekkes Denpasar.
          2. Praktik klinik ke masing –masing lahan praktik dilaksanakan mulai tanggal 27 Oktober 2012 sampai dengan 17 Desember 2012.
          3. Seminar kasus dilaksanakan tanggal 18 dan 19 Desember 2012 di Kampus Jurusan Kebidanan.
          4. Pelaksanaan praktik di unit pelayanan kebidanan diatur dalam 3 shiftyang diatur sesuai dengan kebutuhan, dengan ketentuan praktik sbb :
            1. Pagi                : Pukul 07.30 –  13.20 Wita (7 jam)
            2. Sore               : Pukul 13.00 – 19.20 Wita (7 jam)
            3. Malam            : Pukul 19.00 – 07.30 Wita (14 jam).

Setiap hari mahasiswa mengerjakan laporan kasus selama 2 jam, setelah jam praktik di unit pelayanan kebidanan (102 Jam).

Selama praktik mahasiswa diwajibkan memenuhi target pencapaian manajemen kasus (target-target diatur dalam lampiran).

Bagi mahasiswa yang belum mencapai target kasus-kasus fisiologis, maka diperkenankan untuk mengambil praktik ekstra pada tempat praktik bidan swasta yang memenuhi persyaratan atau di Pos Praktik Poltekkes Denpasar dan Puskesmas Pembantu Dauh Puri Denpasar Barat.

 

  1. B.     Tempat Pelaksanaan Kegiatan

 

No

 

Tempat Praktik Pencapaian Manajemen Asuhan
1. IRD Kebidanan ( Ruang Bersalin) RS Sanglah INC, BBL  risiko tinggi dan komplikasi, kegawatdaruratan neonatal
2. R.Cempaka Barat RS Sanglah Neonatus, bayi risiko tinggi dan  komplikasi, serta kegawatdaruratan neonatal
3. R.Cempaka Timur RS Sanglah Kasus gangguan sistem reproduksi, onkologi dan uroginekologi
4. Puskesmas II Denpasar Selatan ANC, bayi/balita, PNC,Bayi, Balita, dan Anak  risiko tinggi dan komplikasi,KB, GSR
5. Poliklinik Kebidanan RS Sanglah ANC risiko tinggi dan komplikasi, kasus KB serta infertilitas
6. Triage Kebidanan Kegawatdaruratan obstetri

 

  1. C.    Pengorganisasian Kegiatan Mahasiswa

Mahasiswa terdiri dari 30 orang , dibagi dalam 6 kelompok.  Setiap kelompok  terdiri dari 4-6 orang. Praktik klinik dilakukan dalam 6 kali rotasi untuk masing-masing kelompok (Jadwal rotasi terlampir).

 

  1. D.    Kegiatan Mahasiswa

 

  1. Mahasiswa mengajukan kontrak belajar (pre dan postconference) setiap hari sebelum dan setelah melaksanakan praktik kepada pembimbing institusi/ruangan.
  2. Setiap mahasiswa membuat laporan manajemen kasus dalam bentuk dokumentasi SOAP dilengkapi dengan check list sebagai bukti pencapaian target.
  3. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara terjadwal dengan bimbingan sewaktu di unit pelayanan dan kampus Jurusan Kebidanan Poltekkes Denpasar dalam rangka menyelesaikan tugas-tugas selama praktik.
  4. Setiap mahasiswa menyusun laporan kasus di masing-masing tempat praktik yang diorganisir oleh pembimbing sebagai bahan diskusi refleksi kasus (DRK). Kasus yang dipilih untuk DRK adalah kasus individu yang telah disepakati bersama oleh mahasiswa, pembimbing institusi dan pembimbing lahan praktik.
  5. Kasus untuk bahan seminar diambil pada saat rotasi ke-5 (format laporan kasus terlampir).

 

  1. E.     Tata Tertib Praktik
    1. Mahasiswa berpenampilan sopan dan rapi, seragam putih-putih  lenkap dengan atribut.
    2. Datang dan pulang tepat waktu, menandatangani daftar hadir rangkap 4 (empat) dan diketahui oleh pembimbing/petugas jaga saat itu. Apabila mahasiswa akan meninggalkan tempat praktik dalam rangka menyelesaikan laporan manajemen kasus , harus sepengetahuan pembimbing/petugas jaga di masing-masing tempat praktik. Setiap akhir rotasi daftar hadir ditandatangani oleh kepala ruangan dan disetorkan kepada koordinator praktik.
    3. Mahasiswa wajib menaati semua peraturan yang berlaku di tempat praktik.
    4. Khusus mahasiswa yang praktik di RS Sanglah pada awal dan akhir praktik, seluruh mahasiswa melapor ke Diklit untuk mendapat pengarahan dan tanda pengenal.
    5. Setiap mahasiswa menulis seluruh aktivitas praktik pada buku kegiatan praktik dan ditandatangani oleh pembimbing di tempat praktik dalam bentuk matrik sebagai berikut : hari/tanggal/jam, tempat, rencana kegiatan, hasil kegiatan (dapat/tidak), hambatan, masukan pembimbing, tanda tangan pembimbing, keterangan.
    6. Rencana kegiatan praktik ditulis dan diserahkan kepada pembimbing sebelum kegiatan mulai.
    7. Kehadiran praktik 100%, bila tidak hadir wajib mengganti praktik pada kesempatan lain selama periode praktik di tempat yang sama dengan persetujuan pembimbing institusi dan lahan praktik.
    8. Pada awal praktik seluruh mahasiswa kontrak program dengan pembimbing institusi perihal proses bimbingan dan evaluasi.
    9. Perubahan jadwal praktik harus disepakati oleh pembimbing lahan praktik dan institusi.

 

  1. F.     Prosedur Bimbingan
    1. Pembimbing lahan praktik memfasilitasi kegiatan peserta didik, mengidentifikasi kasus-kasus yang dibutuhkan untuk pencapaian target kompetensi, melakukan preconference dan postconference setiap hari.
    2. Pembimbing institusi berkolaborasi dengan pembimbing lahan praktik untuk melakukan pre dan post conference, membimbing mahasiswa, memecahkan masalah belajar mahasiswa dan mengatasi kesenjangan antara teori dan praktik.
    3. Metode bimbingan bed side teaching, case study, case precentation, diskusi dan simulasi pada model.

 

  1. G.    Pembimbing
    1. Pembimbing institusi adalah semua dosen yang memenuhi kualifikasi sebagai pembimbing program pendidikan Diploma IV Kebidanan,yaitu :
      1. Ni Nyoman Sumiasih, SKM.,M.Pd
      2. Ni Nyoman Budiani, S.Si.T.,M.Biomed
      3. Dra G.A Adnyawati, M.Kes
      4. Dra G.A Mandriwati, M.Kes
      5. NGK Sriasih, SST.,M.Kes
      6. G A Marhaeni, SKM.,M.Biomed
      7. Ni Luh Putu Sri Erawati, S.Si.T., MPH
      8. Ni Wayan Ariyani, SST.,M.Keb
      9. Ni Nyoman Suindri, S.Si.T.,M.Keb
      10. Ni Ketut Somoyani, SST.,M.Biomed
      11. Ni Wayan Armini, SST.,M.Keb
      12. Pembimbing lahan praktik harus memenuhi syarat sebagai berikut :
        1. Bidan dengan pendidikan minimal D IV Kebidanan atau
        2. D III Kebidanan dengan pengalaman kerja minimal 2 tahun.

 

  1. V.          PENILAIAN

Penilaian didasarkan atas :

  1. Penilaian sikap terhadap mahasiswa oleh pembimbing lapangan selama praktik dengan bobot 10%.
  2. Diskusi Refleksi Kasus (RDK) pada setiap akhir rotasi praktik dengan bobot 10%.
  3. Penilaian seminar kasus dengan bobot 20%.
  4. Ujian praktik ANC, INC risiko tinggi /komplikasi, gangguan sistem reproduksi, neonatus risiko tinggi/komplikasi, bayi,  KB serta balita risiko tinggi dan komplikasi dilaksanakan dengan pasien nyata (jadwal menyusul).

 

  1. VI.       PEMBIAYAAN

Sumber biaya DIPA Poltekkes Denpasar 2012.

 

  1. VII.    PENUTUP

Hal-hal yang belum jelas dapat didiskusikan kemudian.

 

Mengetahui

Ketua Program Studi D IV Kebidanan Klinik

 

 

Ni Gusti Kompiang Sriasih, S.Si.T.,M.Kes

NIP : 197001161989032001

Denpasar,1 Agustus 2012

Koordinator MK Bd.307

 

 

Ni Wayan Armini, SST.,M.Keb

NIP : 198101302002122001

 

 

Ni Ketut Somoyani, SST.,M.Biomed

NIP : 196904211989032001

 

Menyetujui

Poltekkes Denpasar Jurusan Kebidanan

Ketua,

 

 

Ni Nyoman Sumiasih, SKM.,M.Pd

NIP : 195407131978112001

 

 

Lampiran 1.

 

Manajemen Kasus PKK II D IV Kebidanan Klinik

 

  1. Melaksanakan asuhan pada ibu hamil berisiko atau mengalami kelainan serta komplikasi sesuai dengan ruang lingkup kewenangan mandiri, kemitraan/kolaborasi atau rujukan.
    1. Penyulit kehamilan trimester I dan II: abortus, mola hidatidosa, KET, BO, hiperemesis gravidarum, anemia.
    2. Kehamilan dengan hipertensi : hipertensi esensial, PIH (Pregnant Infuse Hipertention), preeclampsia, eklampsia
    3. Perdarahan antepartum : solusio plasenta, plasenta previa, insersiovelamentosa, rupture sinus marginalis, plasenta sirkumvalat.
    4. Kelainan janin : kehamilan ganda
    5. Kelainan air ketuban :KPD,  KPSW, polihidramnion, Oligohidramnion
    6. Kehamilan dengan kelainan letak : letak sungsang, letak lintang
    7. Kelainan lamanya kehamilan :preterm, posterm/serotinus.
    8. Kehamilan disertai penyakit DM, jantung, rubella,hepatitis,GO,Sifilis,HIV/AIDS
    9. Gangguan kesejahteraan janin : IUGR, gerakan janin berkurang, IUFD
    10. Gangguan jiwa pada kehamilan : depresi, psikosa, psikoneurosa.
    11. Infeksi/penyakit-penyakit yang dapat melewati barier plasenta : infeksi virus.

 

  1. Melaksanakan asuhan pada ibu bersalin berisiko atau mengalami kelainan serta komplikasi sesuai dengan ruang lingkup kewenangan mandiri, kemitraan/kolaborasi atau rujukan :
    1. Penyulit Kala I dan II :

1)      Konsep dasar kelainan presentasi dan posisi : puncak kepala, dahi, muka, POPP

2)      Distosia power, passage, passenger.

  1. Penyulit Kala III dan IV : atonia uteri,retensio plasenta, emboli air ketuban, robekan jalan lahir, inversio uteri, perdarahan primer kala IV, syok obstetrik.
  2. Menyiapkan dan mengobservasi klien yang sedang menjalani augmentasi atau induksi persalinan.
  3. Pertolongan persalinan abnormal pada :letak sungsang, KPD tanpa infeksi, persalinan preterm, persalinan post term.
  4. Melakukan persiapan untuk kolaborasi tindakan opertaif kebidanan : Ekstraksi vakum, Kuretase, Seksio Sesaria.
  5. Mempersiapkan dan kolaborasi pada pada penjahitan rupture perineum tingkat III dan IV.
  6. Melakukan pertolongan pertama pada kegawatdaruratan persalinan : distosia bahu, perdarahan post partum primer, rupture uteri,emboli air ketuban, fetal distress, dan prolaps funikuli.
  7. Melakukan persiapan dan kolaborasi pada tindakan pemantauan kesejahteraan janin melalui : USG, NST, CTG, OCT,CST, Amniosentesis, FBS.

 

  1. Melaksanakan asuhan kebidanan pada kasus-kasus gangguan system reproduksi dan onkologi system reproduksi sesuai dengan lingkup kewenangan mandiri, kemitraan,/kolaborasi atau rujukan.
    1. Persipan prosedur pemeriksaan dan deteksi dini kasus-kasus gangguan reproduksi sesuai ruang lingkup kewenangan mandiri, kemitraan/kolaborasi dan rujukan.

1)         Anamnesis dan pemeriksaan fisik pada wanita yang menderita kasus gangguan system reproduksi, onkologi,/keganasan reproduksi

2)         Pengambilan dan pengiriman sediaan pap smear.

3)         Pengambilan sediaan swab vagina

4)         Deteksi dini kanker serviks dengan  metode IVA

5)         Pemeriksaan payudara secara klinis dan SADARI

6)         Persiapan tindakan ginekologi; laparotomi, pengangkatan tumor/massa abnormal, krioterapi, kauterisasi, histerektomi, biopsy.

7)         Persiapan dan observasi pemberian sitostatika

8)         Persiapan dan observasi tindakan radioterapi

  1. Asuhan kebidanan pada kasus radang genitalia eksterna.
  2. Asuhan kebidanan pada kasus radang genitalia interna: cervisitis, endometritis, miometritis, parametritis, adneksitis, peritonitis,dan salpingitis.
  3. Asuhan kebidanan pada kasus-kasus onkologi reproduksi: fibroadenoma, kista sarcoma filodes, sarcoma, kanker payudara, tumor jinak, ganas pada vulva, vagina, tuba, uterus, ovarium.
  4. Asuhan kebidanan pada kasus-kasus perdarahan di luar haid: polips, erosi portio, ulcus portio, trauma, polips endometrium.
  5. Pendidikan kesehatan mengenai kesehatan mengenai kesehatan reproduksi, penyakit menular seksual, penyakit-penyakit onkologi atau gangguan system reproduksi.
  6. Dukungan psikologis pada klien dalam fase terminal keganasan ginekologi.

 

  1. Melaksanakan asuhan kebidanan pada kasus-kasus infertilitas sesuai dengan lingkup kewenangan mandiri, kemitraan, kolaborasi atau rujukan:
    1. Anamnesis, pemeriksaan fisik, dan prosedur diagnosis pada kasus infertilitas
    2. Pendidikan kesehatan dan konseling pada pasangan infertilitas
    3. Penatalaksanaan infertilitas

 

  1. Melaksanakan asuhan kebidanan pada akseptor KB sesuai dengan lingkup kewenangan mandiri, kemitraan/kolaborasi atau rujukan
    1. Pelayanan KB MKJP, non MKJP, hormonal dan non hormonal
    2. Penanganan efek samping alat kontrasepsi
    3. Melakukan perispan kolaborasipada pelayanan KB MOW/MOP
    4. Konseling KB dengan menggunakan media alat bantu pengambil keputusan

 

  1. Melaksanakan asuhan kebidanan pada wanita dengan gangguan system uroginekologi dengan ruang  lingkup kewenangan mandiri, kemitraan/kolaborasi atau rujukan
    1. Asuhan kebidanna pada klien pasca keguguran
    2. Persiapan pengambilan specimen pada pemeriksaan diagnostic kasus uroginekologi
    3. Identifikasi adanya tanda, gejala dan melakukan asuhan kebidanan pada masalah uroginekologi;prolaps organ pelvis, overactive bladder, inkontinensia uri/alvi, gangguan senggama, fistula rectovaginalis
    4. Identifikasi adanya tanda gejala infeksi saluran kemih serta PMS yang lazim terjadi

 

  1. Melaksanakan asuhan kebidanan pada neonates, bayi, dan balita sesuai dengan lingkup kewenangan mandiri, kemitraan/kolaborasi atau rujukan
    1. Melakukan prosedur pemeriksaan untuk BBL danneonatus
    2. Skrining untuk menemukan adanya tanda kelainan congenital pada bayi baru lahir.
    3. Memberikan asuhan lanjut pada BBL asfiksia neonatorum.
    4. Member dukungan pada orang tua selama masa bargaining sebagai akibat adanya cacat bawaan pada neonates, neonates sakit atau kematian bayi.
    5. Mengelola bayi dengan tindakan fototerapi
    6. Mengelola bayi dalam incubator
    7. Memasang infuse, oksigen, transfuse dan NGT pada bayi
    8. Asuhan pada bayi, balita sakit, dengan pendekatan konsep MTBM/MTBS
    9. Imunisasi dasar dan lanjut pada bayi
    10. Penanganan efek samping imunisasi/KIPI
    11. Pertolongan pertama pada penyakit-penyakit atau masalah yang sering terjadi pada neonates, bayi dan balita
    12. Menilai skor dubowitz
    13. Deteksi dini autism pada bayi dan balita
    14. Pengelolaan bayi yang terinfeksi dengan HIV, Hepatitis, ibu ketergantungan obat
    15. Merujuk BBL, bayi, dan balita dengan aman

 

  1. Melaksanakan asuhan kebidanan pada kasus-kasus kegawatdaruratan obstetri sesuai dengan lingkup kewenangan mandiri, kemitraan/kolaborasi atau rujukan
    1. Infeksi kehamilan, persalinan dan nifas
    2. Perdarahan kehamilan, persalinan, dan postpartum
    3. Shock maternal
    4. Pre-eklampsia dan eklampsia
    5. Distosia bahu
    6. Presentasi bokong
    7. Gemelli
    8. KPD/KPSW

 

  1. Melaksanakan asuhan kebidanan pada kegawatdaruratan neonatal sesuai dengan lingkup kewenangan mandiri, kemitraan/kolaborasi atau rujukan
    1. Gangguan nafas
    2. Kejang
    3. Hipoglikemia
    4. Suhu tidak normal
    5. Ikterus
    6. Letargi
    7. Diare
    8. Muntah
    9. Perdarahan
    10. Masalah pemberian minum
    11. Trauma lahir
    12. Infeksi tali pusat
    13. Resusitasi

Lampiran 2 :

Nama – Nama Kelompok dan Pembimbing

 

KELOMPOK NAMA NIM PEMBIMBING
 

 

I

Pande Kadek Ana Trisna Dewi P07124211045 Ni Nyoman Sumiasih, SKM., M.Pd

Ni LP Sri Erawati, S.Si.T., MPH

Ni Wayan Krisyanti Adnyani P07124211053
Ni Made Rai Widiastuti P07124211047
Ni Wayan Raditya Widhiyanti P07124211058
Ni Ketut Rai Sarini P07124211036
 

 

II

Ni Nyoman Admini P07124211034  

Ni Ketut Somoyani, SST., M.Biomed

Ni Nyoman Budiani, S.Si.T., M.Biomed

Nyoman Mandayani P07124211037
A A I D. Cinthya Riris P07124211046
Sukmaning Natha Putri Pertiwi P07124211050
Luh Ketut Sri Manik P07124211040
Candra Sukma Dewi P07124211060
 

 

III

Ni Putu Ayu Citra Pramayanti P07124211049 Ni Wayan Armini, SST., M.Keb

Ni Wayan Ariyani, SST., M.Keb

Ni Nyoman Yohana Devi P07124211059
Ni Wayan Umika Onajiati P07124211057
Kadek Widiantari P07124211051
Kadek Anggie Wisandewi Mayun P07124211033
 

 

IV

Ni Kadek Padmiyani P07124211055  

Ni Nyoman Suindri, S.Si.T., M.Keb

Dra GA Adnyawati, M.Kes

 

Desak Putu Oka Wanithri P07124211035
Ni Made Septiari Maryani Adi P07124211044
Ni Putu Novia Candrawathi P07124211038
Anak Agung Ayu Pratiwi P07124211043
 

V

Putu Rima Asrini P07124211048  

NGK Sriasih, SST., M.Kes

Ni Kadek Indah Kusuma Sari P07124211042
Ni Luh Gede Wahyuningsih P07124211052
Ni Luh Sumadi P07124211061
 

 

VI

Luh Putu Tarsih Rukmayanti P07124211031 GA Marhaeni, SKM., M.Biomed

Dra GA Mandriwati, M.Kes

Ni Made Budi Wahyuni P07124211032
Putu Ayu Wati P07124211039
Gusti Ayu Sriadnyani P07124211041
Kadek Ayu Ririn Agustina P07124211054

 

  Denpasar, 1 Agustus 2012

Koordinator MK Bd.307

 

Ni Wayan Armini, SST.,M.Keb

NIP : 198101302002122001

 

Ni Ketut Somoyani, SST.,M.Biomed

NIP : 196904211989032001

 

 

 

 

Lampiran 3 :

 

JADWAL ROTASI KELOMPOK

 

TEMPAT

PRAKTIK

ROTASI

I .

2012

 

ROTASI

II

2012

ROTASI

III

2012

 

ROTASI

IV

2012

ROTASI

V

2012

ROTASI

 VI

2012

 

Pol. Kebidanan

 

I

 

II

 

III

 

IV

 

V

 

VI

 

IRD Kebidanan

 

VI

 

I

 

II

 

III

 

IV

 

V

 

Triage Kebidanan

 

V

 

VI

 

I

 

II

 

III

 

IV

 

R.Cempaka Barat

 

IV

 

V

 

VI

 

I

 

II

 

III

 

R.Cempaka Timur

 

III

 

IV

 

V

 

VI

 

I

 

II

 

Puskesmas II Densel

 

II

 

III

 

IV

 

V

 

VI

 

I

 

 

  Denpasar,1 Agustus 2012

Koordinator MK Bd.307

 

Ni Wayan Armini, SST.,M.Keb

NIP : 198101302002122001

 

Ni Ketut Somoyani, SST.,M.Biomed

NIP : 196904211989032001

 

 

Lampiran 4

 

FORMAT LAPORAN KASUS

 

 

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang
  2. Tujuan Penulisan
  3. Metode Penulisan Laporan

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB III TINJAUAN KASUS

  1. Data Subyektif
  2. Data Obyektif
  3. Asessment
  4. Penatalaksanaan
  5. Catatan Perkembangan

BAB IV PEMBAHASAN

BAB V PENUTUP

  1. Simpulan
  2. Saran

DAFTAR PUSTAKA

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s