pengkajian ibu hamil kunjungan pertama dan kunjungan ulang


HAND OUT

 

Mata Kuliah                : Askeb Lanjut I

Kode MK                    : Bd 301

Beban Studi                 : 2 SKS ( T = 1, P = 1)

Penempatan                 : Semester I Blok I Program D4 Bidan Klinik

Topik                           : Pengkajian data ibu hamil

Sub topic                     :  1. Pegkajian pada kunjungan antenatal pertama

2. Pengkajian pada kunjungan antenatal ulang

Dosen                          : Ni Wayan Armini, M.Keb

Waktu                          : 45 Menit

OPS                             : Mahasiswa mampu menjelaskan dan menganalisis pengkajian anteantal terfokus pada kunjungan pertama dan kunjungan ulang

 

REFERENSI

  1. Wiknjosastro, Hanifa. 1997. Ilmu Kebidanan. Jakarta. YBP-SP.
  2. Cunningham, Mac. Donald, Gant. 1997. Obstetri Williams.Jakarta. EGC
  3. Danforth. 2002. Buku Saku Obstetri dan Gynekologi.Jakarta. Widya Medika.
  4. Guyton and Hall. 1997. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran.Jakarta. EGC.
  5. Bobak, Lowdermilk, Jensen. 2004. Buku Ajar Keperawatan Maternitas.Jakarta. EGC.
  6. Sastrawinata, Sulaiman. 1983. Obstetri Fisiologi. Bandung. Bagian Obstetri dan Ginekologi FK Unpad.
  7. Rayburn,W.F. Obstetri Dan Gynekologi. 2001. Jakarta : Widya Medika
  8. Burroughs, A. Maternity nursing. 2001.Philadelphia : WB Saunders Company.
  9. Pengurus Pusat IBI.9 Modul Kebidanan (Standar Pelayanan Kebidanan). 2003.Jakarta.
  10. Bennet V Ruth, Brown Linda K.,  Myles Text Book For Midwives,London : Churchill Livingstone, 2000, Hal 46-47
  11. Pusdiknakes, WHO-JHPIEGO, Asuhan Antenatal Buku 2, Jakarta : Pusdiknakes, 2003.

 

URAIAN MATERI

 

  1. A.     PENDAHULUAN

 

Setiap wanita dan setiap kehamilan merupakan hal yang unik, tidak ada kehamailan yang sama. Namun, demikian, setaip kehamilan berada dalam risiko komplikasi yang membahayakan jiwa. Tujuan dari anamnesa adalah untuk mendeteksi komplikasi-komplikasi dan  menyiapkan untuk persalinan dengan mempelajari keadaaan kehamilan ibu sekarang, kehamilan dan kelahiran terdahulu, kesehatan secara umum dan kondisi sosioekonomi. Begitu informasi dikumpulkan, bidan dapat menntukan apakah kehamilan itu normal atau apakah ibu mempunyai kebutuhan khusus.

Ketika melakukan anamnesa perlu diingat untuk melakukan komunikasi yang baik. Kebanyakan ibu yang datang ke klinik tidak secara sukarela memberikan informasi kepada bidan,sehingga tudgas bidan untuk bertanya secara rinci keadaan kehamilannya. Cara bidan melakukan komunikasi dengan ibu menentukan informasi apa dan berapa banyak yang dapat diperoleh dari ibu. Kalau bidan melakukan pendekatan dengan penuh rasa persahabatan dan penghargaan terhadap ibu, sebagian besar kemungkinan ibu memberikan jawaban yang jujur dan mau menginformasikan kepada bidan mengenai kehamilannya secara rinci. Bidan sangat perlu menjalin hubungan yag baik dan dapat dipercaya kliennya.

  1. B.     ISI
    1. 1.       Pengkajian pada kunjungan antenatal pertama

Selama kunjungan antenatal pertama kita mengumpulkan informasi mengenai ibu untuk membantu kita dalam membina hubungan yang baik, saling percaya dengan ibu, mendeteksi komplikasi, dan merencanakan asuhan khusus yang dibutuhkan. Dalam kunjungan selanjutntnya kita mengumpulkan informasi mengenai kehamilan untuk mendeteksi komplikasi dan melanjutkan memberikan asuhan individu yang khusus.

Isi riwayat pada kunjungan antenatal pertama

1)      informasi biodata

biodata ibu dan suami secara lengkap termasuk no telepon yang bias dihubungi

2)      riwayat kehamilan sekarang

  1. HPHT dan apakah normal
  2. Gerak janin (kapan mulai dirasakan dan apakah ada perubahan yang terjadi)
  3. Masalah atau tanda-tanda bahaya (termasuk rabun senja)
  4. Keluhan-keluhan lazim yang dirasakan pada kehamilan
  5. Penggunaan obat-obatan (termasuk jamu-jamuan)
  6. Kekhawatiran-kekhawatiran lain yang ditemukan

Riwayat kehamilan sekarang membantu bidan untuk menentukan umur kehamilan dengan tepat. Setelah diketahui umur kehamilan ibu, bidan dapat memberikan konseling tentang keluhan yang biasa terjadi dan dapat mendeteksi komplikasi dengan lebih baik.

3)      Riwayat kebidanan yang lalu, meliputi:

  1. Jumlah kehamilan, anak yang lahir hidup, persalinan aterm, persalinan prematur, keguguran atau kegagalan kehamilan, persalinan dengan tindakan (dengan forseps, vakum, SC)
  2. Riwayat perdarahan pada kehamilan, persaliann atau nifas sebelumnya
  3. Hipertensi yang disebabkan oleh kehamilan sebelumnya
  4. Berat bayi < 2,5 kg atau > 4 kg
  5. Masalah-masalah lain yang dialami

Riwayat kebidanan yang lalu mebantu bidan mengelola asuhan kehamilan yag sekarang (konseling khusus, tes, tindak lanjut dan rencana persalinan

4)       Riwayat kesehatan termasukpenyakit-penyakit yang diidap dahulu dan sekarang seperti:

  1. Masalah-masalah kardiovaskuler
  2. Hipertensi
  3. Diabetes
  4. Malaria
  5. PMS/HIV/AIDS
  6. Lain-lain
  7. Imunisasi tetanus

Riwayat kesehatan yang lalu dan sekarang membantu bidan dalam mengidentifikasi kondisi kesehatan yang dapat mempengaruhi kehamilan atau bayi baru lahir.

5)      Riwayat Bio-Psiko-sosial-ekonomi

  1. Bernafas, makan, minum, BAB/BAK, istirahat, serta aktivitas
  2. Status perkawinan
  3. Respon orang tua dankeluarga terhadap kehamilan ini
  4. Riwayat KB
  5. Dukungan keluarga
  6. Pengambilan keputusan dalam keluarga
  7. Kebiasaan makan dan gizi yang dikonsumsi dengan fokus vitamin A dan zat besi
  8. Kebiasaan hidup sehat meliputi kebiasaan merokok, minum obat dan alkohol
  9. Beban kerja dan kegiatan sehari-hari
  10. Tempat melahirkan dan penolong persalianan yang diinginkan

Riwayat sosial ekonomi membantu bidan dalam mengetahui dukungan terhadap ibu dan pengambil keputusan  dalam kelaurga sehingga dapat membantu ibu dalam merencanakan persalianan dengan baik.

6)      Pengetahuan ibu, meliputi :

  1. Nutrisi
  2. Olahraga ringan/execise
  3. Istirahat
  4. Kebersihan
  5. Tanda-tanda bahaya
  6. Aktivitas sexual
  7. Body mekanik
  8. Pakaian/sepatu
  9. Pemberian ASI
  10. Kb Pasca salin
  11. Obat-obatan/merokok
  12. Kegiatan sehari-hari dan pekerjaan
  13. Persiapan persalinan

Riwayat ini membantu bidan untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan ibu , sehingga bidan lebih terfokus untuk memberikan asuhan, seperti konseling/KIE.

 

Pemeriksaan fisik dan test laboratorium

Tujuannya adalah untuk mendeteksi komplikasi-komplikasi kehamilan. Bukti menunjukkan bahwa pemeriksaan fisik dan tes selama kunjungan pertama harus difokuskan pada pemeriksaan yang didukung oleh riset ilmiah.

Adapun komponen dari pemeriksaan fisik yaitu:

1)      Pemeriksaan fisik umum

  1. Tinggi badan
  2. Berat badan
  3. Tanda-tanda vital: tekanan darah, nadi, suhu, respirasi

2)      Kepala dan leher

  1. Edema di wajah
  2. Ikterus pada mata
  3. Mulut pucat
  4. Leher meliputi pembengkakan pada saluran limfe/pembesaran kelenjar tiroid

3)      Tangan dan kaki

  1. Edema pada jari tangan
  2. Kuku jari pucat
  3. Varices vena
  4. refleks

4)      payudara

  1. ukuran, simetris
  2. puting payudara: masuk/menonjol
  3. keluarnya kolostrum atau cairan lain
  4. retraksi, dimpling
  5. massa
  6. nodul axilla

5)       Abdomen

  1. Luka bekas operasi
  2. Tinggi fundus uteri
  3. Letak, presentasi, posisi dan penurunan kepala (jika >36 minggu)
  4. DJJ (jika> 18 minggu)

6)      Genital luar

  1. Varices
  2. Perdarahan
  3. Luka
  4. Cairan yang keluar
  5. Pengeluaran dari uretra dan skene
  6. Kelenjar bartholin : bengkak, massa, cairan yang keluar

7)      Genital dalam

  1. Serviks : cairan yang keluar, luka, kelunakan, posisi, mobilitas, tertutup/membuka
  2. Vagina : cairan yang keluar, luka, darah
  3. Ukuran adneksa: bentuk, posisi, nyeri, kelunakan, masssa (pada TW I)
  4. Uterus: ukuran, bentuk, posisi, mobilitas, kelunakan, massa (pada TW I)

 

Tes Laboratorium

Wanita hamil diperiksa urinenya untuk mengetahui kadar protein dan glukosanya, darahnya untuk mengetahui faktor rhesus, golongan darah, Hb, dan rubella.

 

  1. 2.      Anamnesa Kunjungan Ulang

Kunjungan ulang yaitu setiap kali kunjungan antenatal yang dilakukan setelah kunjungan antenatal pertama. Kunjungan ulang ini difokuskan pada pendeteksian komplikasi-komplikasi, mempersiapkan kelahiran dan kegawatdaruratan, pemeriksaan fisik yang terfokus dan pembelajaran. Elemen-elemen penting dari riwayat serta pemeriksaan fisik selama kunjungan ulang antenatal sebagai berikut:

1)      Riwayat kehamilan sekarang

  1. Gerakan janin (penyulit)
  2. Setiap masalah atau tanda bahaya
  3. Keluhan-keluhan yang lazim dalam kehamilan
  4. Kekhawatiran-kekhawatiran yang lain

Selama pengambilan riwayat, bidan tetap membeina hubungan yang saling percaya dengan ibu dan keluarganya.

2)      Pemeriksaan fisik

  1. Berat badan
  2. Tekanan darah
  3. Pengukuran tinggi fundus (setelah 2 minggu dengan palpasi, setelah 22 minggu dengan pita ukuran)
  4. Palpasi abdomen untuk mendeteksi kehamilan ganda (setelah 28 minggu)
  5. Manuver Leopold untuk mendeteksi kelainan letak (setelah 36 minggu)
  6. DJJ (setelah 18 minggu)

Penelitian membuktikan bahwa pemeriksaan tekanan darah secara rutin merupakan cara yang efektif untuk mendeteksi preeklampsia, dan bahwa perkembangan bayi dapat dimonitor dengan pengukuran tinggi fundus.

3)      Pemeriksaan laboratorium, meliputi pemeriksaan proteinuria, reduksi dan hemoglobin.

 

 

  1. C.     KESIMPULAN

Riset membuktikan bahwa pengkajian yang benar meliputi anamnesa dan pemeriksaan fisik yang difokuskan untuk mendeteksi dan menapis komplikasi yang membahayakan jiwa ibu dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Bidana diharapkan mampu dan mau melaksanakan anamnesa dan pemeriksaan fisik yang nyata-nyata dapat menurunkan kematian ibu dan neonatus.

 

  1. D.    EVALUASI
    1. Apa tujuan anamnesa?
    2. Bagaimanakah anamnesa dan pemeriksaan fisik pada kunjungan antenatal pertama?
    3. Mengapa keterampilan komunikasi yang baik sangat menunjang anamnesa yang efektif?
    4. Bagaimanakah anamnesa dan pemeriksaan fisik pada kunjungan antenatal ulang?
    5. Jelaskan tes lab yang diperlukan pada kunjungan antenatal pertama dan ulang!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s